Al-Adab Al-Mufrad: Membalas Jasa Kedua Orang Tua BAB 6. MEMBALAS JASA KEDUA ORANG TUA حَدَّثَنَا قَبِيْصَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِيْ صَالِحٍ، عَنْ أَبِيْهِ، عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ قَالَ: “لَا يَجْزِيْ وَلَدٌ وَالِدَهُ، إِلَّا أَنْ يَجِدَهُ مَمْلُوْكًا فَيَشْتَرِيَهُ فَيُعْتِقَهُ.”“ Qabīshah menyampaikan kepada kami dengan mengatakan: Sufyān menyampaikan kepada kami dari Suhail bin Abī Shāliḥ, dari ayahnya, dari Abū Hurairah, dari Nabi shallallāhu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda: “Seorang anak tidak akan mampu membalas (jasa) orang tuanya, kecuali bila dia mendapati orang tuanya sebagai budak lantas ia membelinya lalu memerdekakannya.” Shaḥīḥ. Al Irwā’ 1747. [Muslim, 20 – Kitāb-ul-‘Itq (Memerdekakan Budak, hadits nomor 25, 26). حَدَّثَنَا آدَمُ، قَالَ: حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا سَعِيْدُ بْنُ أَبِيْ بُرْدَةَ، قَالَ: سَمِعْتُ أَبِيْ يُحَدِّثُ، أَنَّهُ شَهِدَ ابْنَ عُمَرَ وَ رَجُلٌ يَمَانِيٌّ يَطُوْفُ بِالْبَيْتِ، حَمَلَ أُمَّهُ وَرَاءَ ظ…
About the author
Nughazi Media adalah media publikasi berbagai aplikasi ilmu pengetahuan, pendidikan dan agama dalam berbagai format digital.